Tanggung Jawab Kepala Sekolah terhadap Usulan NUPTK

Posted on 23 September 2009 by Kak Ichsan
 Alur-Pendataan-NUPTK

Download Buku Prosedur NUPTK

Buku ini merupakan “Buku Pokok” yang harus dipahami oleh pihak yang terlibat dalam proses NUPTK, yakni

  • PTK
  • Kepala Sekolah
  • UPTD/Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan
  • Dinas Pendidikan Kab/Kota
  • Dinas Pendidikan Provinsi
  • LPMP
  • Ditjen PMPTK

Alur-Validasi-Pendataan-NUPKepala Sekolah memiliki tanggung jawab yang penting sebagai legalisasi instrumen PTK yang telah diisi oleh PTK sebelum data tersebut dikirim ke Dinas Pendidikan Kab/Kota atau Ke Kantor Cabang Dinas Pendidikan.

Tanggung  jawab  Kepala  Sekolah  dalam  proses  pendataan  ini,  antara lain:

1.  Pengisian  instrumen pendataan sekolah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,  kalaupun pengisian  dilakukan  oleh Kepala Tata Usaha, tetap tanggungjawab berada di Kepala Sekolah.

Silakan klik gambar untuk memperbesar)

2.  Melakukan  pemutakhiran  data  sekolah  setiap  tahun  tahun  dan dilakukan  setelah  penerimaan  siswa  baru  selesai,  yaitu  pada  bulan Juli atau Agustus. Hal tersebut dikarenakan perubahan data sekolah akan selalu berubah sejalan dengan siswa yang lulus dan siswa baru, atau adanya guru yang pensiun dan guru baru.

3.  Pengiriman data sekolah dan sejumlah data PTK yang dimiliki sesuai dengan  jadwal  yang  ditetapkan  untuk  disampaikan  ke  Dinas Pendidikan Kab/Kota  atau  ke Cabang Dinas Pendidikan  untuk  yang setingkat TK dan SD.

4.  Bertanggung jawab atas kebenaran data yang diisi, baik data sekolah maupun  data  PTK.  Pengiriman  data  diupayakan  dalam  bentuk hardcopy dan softcopy.

5.  Kepala Sekolah dapat melakukan pengecekan atas data sekolah dan PTK yang telah masuk melalui website nuptk.

Alur  pendataan  PTK  maupun  profil  sekolah  sudah  disederhanakan sehingga proses pengisian tidak terlalu sulit untuk menghindari penulisan yang  tidak  seragam  karena  salah  tafsir,  atau  kesalahan  penulisan. penyederhanaan  variabel  juga  untuk  menghindari  pertanyaan  penting seperti: riwayat keluarga dan riwayat pendidikan.

Pedoman pengisian  instrumen penjaringan data PTK dan profil sekolah tergambar dalam Diagram 1:

1.  Penjaringan  data  diawali  oleh  diterimanya  instrumen  data  PTK  oleh setiap  PTK,  dan  instrumen  data  sekolah  oleh  Kepala  Sekolah. Selanjutnya  instrumen  yang  telah  dilengkapi  oleh  PTK  dan  profil sekolah oleh Kepala Sekolah dikirimkan ke Dinas kecamatan (UPTD) bagi PTK di Sekolah Dasar, selanjutnya UPTD meneruskan ke dinas pendidikan  Kab/kota.  Untuk  PTK  di  Sekolah  Menengah,  instrumen yang  sudah  dilengkapi  dikirimkan  langsung  ke  Dinas  Pendidikan Kab/Kota, untuk dilakukan entry data pada software SIM NUPTK.

2.  Dinas  Pendidikan  Kab/Kota  memastikan  keseluruhan  data  masuk dalam  SIM NUPTK  sebelum  disampaikan  ke  LPMP.  Pengiriman  ke LPMP  sudah  dalam  bentuk  softcopy  sehingga  penggabungan  dapat dilakukan tanpa mengurangi kualitas data.

3.  Selanjutnya  data  dari  seluruh  LPMP  dikirim  ke Ditjen PMPTK  untuk digabung menjadi  data  PTK  secara  nasional  sebagai  acuan  semua pihak.  Jika  data  yang  masuk  memenuhi  persyaratan  maka  PTK tersebut  akan  mendapatkan  Nomor  Unik  Pendidik  dan  Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Download

About these ads
Categories: NUPTK | Tinggalkan komentar

Navigasi tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog pada WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: